Home / Bosowasi / Hukum Dan Peristiwa / Sorot Terkini

Sabtu, 21 November 2020 - 02:54 WIB

Ini Perkembangan Hasil Penyelidikan Sembilan Kades Di Wajo Yang Dilaporkan LSM Perak Sulsel

BERITA-TERKINI.COM, WAJO – Tepat Sebulan Lamanya, Sembilan Kades di kabupaten wajo yang di laporkan LSM Perak Sulsel ke Unit Tipikor Polres Wajo, Kini prosesnya telah memasuki tahap penyidikan.

Hal tersebut di ungkapkan Kapolres Wajo AKBP Muh.Islam Amrulloh S.ik, kepada wartawan melalui sambungan sellulernya, Kamis, 19 November 2020 Pagi.

” Terkait Laporan LSM Perak sulsel perihal 9 Kades, kini sudah masuk tahap penyidikan,” Ungkap Kapolres Wajo AKBP Muh.Islam Amrullah S.ik

Dari 9 ( Sembilan ) Kades Yang di Laporkan, 8 ( Delapan ) di Antaranya terindikasi merugikan Uang Negara. Namun Kapolres Wajo enggan membeberkan secara detail.

” Ada 9 ( Sembilan ) Kades yang di laporkan, namun dari hasil penyidikan, Penyidik hanya menemukan 8 ( delapan ) Kades yang di duga terindikasi merugikan uang negara,” Jelas Kapolres Wajo

Terkait temuan Jumlah Anggaran yang di duga di salah gunakan, Lanjut Kapolres Wajo, Pihaknya akan meminta tim Audit dan pemeriksaan ahli fisik dari dinas Terkait,” Lanjutnya

Diberitakan Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Rakyat ( Perak ) Sulsel, Secara Resmi telah melaporkan Sebanyak 9 ( Sembilan ) Kepala desa di Kabupaten Wajo, Ke Mapolres Wajo, Senin (19/10/2020) siang.

Sembilan Kepala Desa yang di Laporkan LSM Perak Sulsel karena terkait Dugaan Penyalahgunaan APBN Dana Desa T.A 2018-2019.

” Benar, ada sembilan kepala desa di wajo resmi kita laporkan hari ini, adapun laporan tersebut terkait dugaan penyalahgunan APBN Dana Desa,” Ungkap Ketua LSM Perak Sulsel, Adiarsa MJ SE SH, Kepada wartawan, Senin (19/10/2020) siang.

Adiarsa Menambahkan, Bukan Hanya Sembilan Kades di Kabupaten Wajo Yang Rencananya Mau di Laporkan, Namun Pihaknya sementara melakukan Investigasi lebih mendalam terhadap sejumlah Desa di Kabupaten Wajo.

” Ada Sekitar 30 Kades Yang kami temukan pekerjaan di duga ada penyalahgunaan wewenang dan Anggaran, Namun Baru sembilan yang kami laporkan secara resmi Hari ini,” Tambahnya

Sementara Kapolres Wajo AKBP Muh.Islam Amrulloh S.Ik, Saat di dikonfirmasi wartawan melalui sambungan sellulernya, Senin (19/10/2020) membenarkan Prihal Laporan Tersebut. Menurutnya, Laporan tersebut sudah di terima dan akan segera di tindak Lanjuti.

” Laporan Teman-Teman LSM Perak Sulsel sudah kami terima, Namun prosesnya tetap sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” Ungkap Kapolres Wajo, AKBP Muh.Islam Amrulloh.

Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2001 Tersebut menambahkan, Polres Wajo sangat terbuka dalam penanganan kasus, pihaknya juga berharap dukungan dan kerja sama dari semua pihak, demi kelancaran penyelidikan hingga ke ketahap penyidikan,” Tambahnya

” Mohon bersabar yah, Adapun Hasilnya, kami akan buka semua di depan teman teman pers, Mohon dukungan dan kerja samanya demi kelancaran penyelidikan” Tutupnya

Sekedar di ketahui, sembilan Kepala Desa yang di Laporkan Oleh LSM Perak Sulsel di Mapolres Wajo  di antaranya, Kades Towalida, Kades Kampiri, kades Simpursia, Kades Bonto Benteng, Kades Salubulo , Kades Bonto Penno, Kades Sakkoli, Kades Patila, dan Kades Pallawarukka.

Laporan : SUFRI

BAGIKAN BERITA INI :

BACA BERITA LAINNYA :

Luwu Raya

Sebanyak 90 Proyek APBD Pemkab Lutim Jadi Bahan Investigasi Koalisi LSM Anti Korupsi, Ini Daftarnya

Bosowasi

Diduga Salah Gunakan Dana Desa, Sembilan Kades Di Wajo Resmi Di Laporkan LSM Perak Sulsel Ke Pihak Berwajib

Breaking News

Telan Anggaran 2,2 Milyar, Pusat Niaga Bajo Nampak Tidak Terurus Dan Mulai Mengalami Kerusakan

Berita Terkini

Penggunaan Anggaran Diduga Tidak Transparan, Kades Tiga Mubar Diduga Korupsi Dana Desa

Ajatappareng

Foto Bugil Miliknya Di Sebar, Oknum Mahasiswa Diamankan Petugas

Bosowasi

Berkedok Warung Kopi, Polsek Keera Polres Wajo Sita Sejumlah Botol Miras

Bosowasi

Tabrak Mobil Yang Sedang Parkir, Pengendara Motor Tewas Di Tempat

Bosowasi

Habiskan Anggaran 255 Juta, Rabat Beton di Desa Kampiri Pammana di Sorot LSM